Mata Air Kehidupan

Beranda » Puisi » Keluargaku

Keluargaku

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.715 pengikut lainnya

Statistik Blog

  • 10,282 hits

Banyak cerita tentang keluargaku
Selalu hadir kecerian di saat kedukaan
Hadir jua napas kebahagiaan bersama persoalan

Jika hidup adalah persoalan
maka persoalan itulah satu jawaban.
seperti tafsiran firman Tuhan
Setelah kesulitan datang kemudahan

Jika Persoalan tak pernah lepas
maka, seorang hamba tidak boleh pasrah
seperti nasehat Bapak saat berebah*.
Semua mengalir begitu saja
seperti aku membuat kata menjadi bahasa sajak
tak ada yang sulit,
apa lagi rumit.
Tidak ada.
Karena Tuhan hadir saat kita ada dan tiada.
Banyak cerita tentang keluargaku
Jika magrib telah tiba

Semua bergegas meninggalkan timba*
sholat bersama satu keluaga
Indah rasanya, harmoni ceritanya.

Banyak cerita tentang keluargaku
Suatu ketika bersama keluarga
bersayut asma’ membaca Quran.
membacanya silih bergantian
bak melerai setiap pertikaian-persoalan
hingga kini kami bermesraan.

Banyak cerita tentang keluargaku
Aku yang kini berkaki di kampung orang
Menjelajahi diri menjadi ilmuan
entah tercapai atau hanya impian
berharap semua menjadi kenyataan.

Ini doaku
Dulu dan kini menjadi mimpi
Terasa kini bukanlah mimpi
karena Tuhan selalu menyertai
bersama hamba-Nya yang sejoli.

Banyak cerita tentang keluargaku
Kalau embun telah menipis
Semua bergegas melangkah mengais
Kerja keras cari beras
memeras keringat sangat deras.

Banyak cerita tentang keluargaku
Hari-hari tak pernah usai dengan riang
Berhias tenda senyum sedih tertawa ringan
Dan sekali waktu menghela napas mengangkat arang
Melihat tetangga bekerja keras kadang garang
Melawan rasa mengejar berang
Tidak terasa mereka bersangkar riang

Banyak cerita tentang keluargaku
Suatu ketika hendak berjalan
Terdampar batu melihat tabrakan
Suara keras seperti halilintar
Terboyong pongah tetangga malang
Sedih rupa jadi mingar

Banyak cerita tentang keluargaku
Sulit sekali meninggalkan mereka
Bersama asa harapan tertanam
Berbenih nasihat selalu terdengar
Berbuah kebaikan setiap mengejar

Banyak cerita tentang keluargaku
Untukmu keluargaku
Yang kini hidup luapan
Semua sanak bersimpuh satu harapan
Kumpul bersama menunggau jamuan
Sabar selalu untuk sedapan
Aku pulang sesuai harapan.

Banyak cerita tentang keluargaku
Salam cinta dari benih harapan
Aku yang tak terbuai harapan
Kembali pulang menjelang Ramadhan
Insyaallah kita berbuka kan bersamaan
Seperti dulu waktu bukaan.

Banyak cerita tentang keluargaku
Dulu, kini dan akan datang
Kau yang telah bedoa
Berbuah tangis airmata
Tertetes sujud sajadah cinta
Lepas sholat bertabur aura
Aku yang mencintaimu hingga sekarang.

Kartasura, 29/05/2014; 23:50 AM

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: