Telaga Lestari Kehidupan

Beranda » Home » Itu Cerita dulu, dan inilah tentang KAMMI

Itu Cerita dulu, dan inilah tentang KAMMI

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.716 pengikut lainnya

Statistik Blog

  • 11,221 hits

Dulu orang bilang KAMMI sangat jauh, kini KAMMI datang untukmu; Sebuah gerakan Masif[1] untuk sepenggal firdaus di Indonesia[2]

muslim-negarawan IndonesiaTulisan ini adalah hanyalah satu dari sekian ribu dari catatan harian dan goresan tangan kader-kader KAMMI. Goresan yang mereka tulis untuk menumpahkan cinta dan kebanggaan mereka terhadap organisasinya, organisasi yang membentuk kepribadian mereka, menguatkan prinsip-prinsip hidup mereka serta menjadikan KAMMI sebagai ladang untuk membangaun amaliyah mereka. Ada apa dengan KAMMI adalah salah satu goresan mereka yang berisi perjalanan, pengembaraan serta muara yang berbuah pada mahligai kepemimpian, rumah tangga dan mimpi-mimpi besar mereka. Untuk membuka cakrawala (horizon) teman-teman terhadap KAMMI, akan dijelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan KAMMI dan seluruh mimpi-mimpi telah mengisi tidur dan pikiran-pikiran kadernya. Karena KAMMI, aku pun jatuh Cinta.

KAMMI dalam Sejarahnya

Jika kita membuka google dan menulis kata KAMMI, maka akan mucul sejumlah 1.080.000 link dalam 0,38 detik. Tentu saja itu dengan berbagai macam bentuk tulisan atau artikel baik yang ilmiah, semi ilmiah atau pun non ilmiah. Dalam historisnya KAMMI memang hadir untuk Indonesia. Mungkin karena sejaranya yang panjang dan pengalamannya yang mengakar dari kampus. Dimana masjid kampus adalah awal mula gerakan ini menggoreskan sejarahnya, kumpulan itu bernama Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK).

Sebagaimana diketahui kampus-kampus pada saat itu telah terjadi kejanggalan dalam menyampaikan gagasan dan pendapat, pihak kampus melalui surat NKK (normalisasi Kehidupan Kampus) telah menutup kebebesan mahasiswa dalam mengritisi kebijakan yang terpaut dengan penguasa (rezim Suharto), kampus menjadi mandul karena mahasiwa tidak diberikan untuk berpendapat dan mengadukan argumentasi.

Penting untuk diketahui alasan mengapa harus dibentuk wadah aktivis mahasiswa muslim; a) tanggungjawab moral terhadap kondisi bangsa, b) kesepakatan membentuk lembaga koordinasi mahasiswa Islam untuk merealisasikan agenda politik diluar lembaga LDK dan FSLDKN karena terlalu banyak yang harus ditangani. Landasan kesempatan itulah yang diingukan oleh aktivis kampus untuk menginisiasi terbentuknya sebuah gerakan yang open terhadap urusan internal kampus dan dunia eksternal kampus. Melalui wadah FSLDK Nasional X di Malang tanggal 25-29 Maret 1998 bertempat di universitas Muhammadiyah Malang. Acara ini dihadiri oleh 59 LDK yang berafiliasi dari 63 kampus (PTN-PTS) diseluruh Indonesia . Jumlah peserta keseluruhan kurang lebih 200 orang yang notabenenya para aktifis dakwah kampus. Dari pertemuan itu lahirlah organisasi bernama Kesatuan Aksi Mahasiwa Muslim Indonesia yang kemudian disingkat dengan KAMMI. Pada tanggal 29 Maret 1998, pukul 13.00 atau bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijah 1418 H. Terpilihlah ketua sekaligus deklarator pertama yakni Fahri Hamzah dan sekretarisnya Haryosetyoko yang selanjutnya dituangkan dalam naskah Deklarasi Malang .

Bagaimana kemunculannya?

Setiap gerakan apa pun yang lahir tidak akan lepas dari kondisi yang membentuk sejarah itu. begitupun dengan kemunculan KAMMI. Setidaknya ada dua (2) latar belakang kemunculannya baik secara umum dan khusus.

Secara umum dapat diketahui: 1) adanya indikator krisis yang akan mematikan potensi bangsa; Banyak kalangan memperkirakan pemerintah tidak akan mampu berbuat banyak menghadapi situasi dan kondisi yang sangat menentukan nasib bangsa Indonesia ke depan. Pemerintah tidak mampu bertahan lama tanpa adanya terobosan terobosan baru yang mendasar, 2) urgensi sebuah tuntutan reformasi; Reformasi adalah jalan keluar yang terbaik untuk mengatasi krisis dan membangun format dari wacana politik kontemporer yang lebih baik, 3) adanya kepentingan umat islam umtuk segera berbuat; Konsilidasi yang dapat dilaksanakan oleh ummat minimal  dua untuk kepentingan yaitu: a) take position to save: mengambil posisi agar tidak menjadi korban keruntuhan, b) take position to act : berusaha menempati posisi yang paling memungkinkan untuk menjadi kekuatan alternatif.

Adapun latar belakang kemunculan khusus: 1) aksi demonstarsi dan mimbar semakin manjamur untuk menuntut kepada pemerintah agar segera melakukan perbaikan di segala bidang. Namun, masih terdapat kendala kesiapan konsepsional dan manajemen aksi yang belum terorganisir secara baik dan alternative, 2) mahasiswa islam merupakan elemen potensial yang merupakan unsure kekuatan kampus yang paling solid dan kokoh untuk untuk memjadi basis kekuatan alternative dan oposan dalam menggelindingkan bola salju reformasi, 3) suara ummat islam mulai terabaikan, sehingga ummat islamlah yang paling bertanggung jawab untuk menyuarakan kepentingannya. Mahasiswa islam sebagai kaum elit intelektual menjadi bagian integral yang akan mampu memoles wajah politik agar dapat menguntungkan kepentingan ummat islam, dan 4) depolitisasi kampus memandulkan peran mahasiswa. Kekuatan mahasiswa harus menunjukkan avant garde (kepeloporan) diantara kekuatan-kekuatan lainnya. Gerakan mahasiswa harus mencerminkan jati diri dan prestasi sebagai seorang mahasiswa. kekuatan mahasiswa harus tampil beda, lebih luas dan lebih besar lagi tanpa dibatasi lingkungan geografis di sekitar kampus saja. Gerakan mahasiswa harus senantiasa dijaga kontinuitasnya, baik kualitas, kuantitas maupun kemurniannya agar tidak mudah dieleminasi dan intimidasi. Karena dengan orisinilitasnya juga, mahasiswa mampu menjadi kekuatan oposisi yang dapat melakukan reserve atas distorsi-distorsi yang bakal terjadi.

Kenapa bernama KAMMI

Sejujurnya, setiap apa pun yang dibuat oleh seseorang adalah hasil dari apa yang dipikirkannya, entah sekedar iseng-iseng belaka atau pun tidak terencanakan. Sesuatu yang ada dalam pikiran adalah hasil dari apa yang ada di alam realitas. Begitu pula setiap nama yang dibuat oleh setiap orang, begitu jua dengan nama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia yang disingkat dengan KAMMI. Mengapa nama KAMMI?

Sejarah Indonesia membuktikan bahwa gerakan kultural indonesia adalah Islam dan terbukti berhasil (Perebutan kemerdekaan, Penutupan SDSB, Pemberantasan PKI 1966 dan lain sebaginya), ditambah dengan gerakan mahasiswa yang selalu moral force. Di samping itu, LDK adalah aktivitas masjid kampus tidak representative menggunakan label mahasiswa Indonesia tetapi Mahasiswa Muslim. Karena yang lebih representatif menggunakannya adalah pertemuan SMPT (Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi) se-Indonesia.

Nama KAMMI & Interpretasi maknanya 

Ada 5 Konsekuensi menggunakan nama KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia). 1) Kesatuan; kekuatan yang terorganisasi menghimpun mahasiswa muslim baik perorangan maupun lembaga yang sepakat dengan format gerakan KAMMI, 2) Aksi; orientasi riil dan sistematis dilandasi gagasan konsepsional untuk mewujudkan masyarakat madani, 3) Mahasiswa; aktivis KAMMI adalah mahasiswa dari berbagai strata di seluruh Indonesia, 4) Muslim; mahasiswa yang komitmen pada perjuangan ke-Islaman dan kebangsaan yang jelas dan benar dan berakhlakul karimah dalan setiap aktivitasnya, dan 5) Indonesia; dilandasi pemahaman akan realitas kemajemukan di Indonesia dan bekerja untuk kebaikan dan kemajuan bersama, rakyat, bangsa dan tanah air Indonesia.

[1] disebut Masif karena sejak pertama kelahirannya, KAMMI telah mampu mengumpulkan peserta aksi 20.000 tutun ke jalan menentang Rezim Suharto.

[2]Sepenggal Firdaus di Indonesia” meminjam bahasa Cendikiawan Muslim Anis Matta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: