Mata Air Kehidupan

Beranda » Sastra » Maksiat Itu Bernama Syetan

Maksiat Itu Bernama Syetan

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.715 pengikut lainnya

Statistik Blog

  • 10,282 hits

Maksiat itu, kembali
Iblis dan syetan itu, kembali pada hati
Syetan dan iblis itu, kembali pada sahabat busuknya
Setia dan kecan dalam gelap.

Di dalam gelap, di kencankan
Bau busuk santapan, menjadi lezat
Huru hara menjadi harapan
Berbaur, pesta bersama poyang
 
Maksiat itu, kembali
Membelai siap saja
Merayu dan menipu dengan apa saja
Mengajak dan menjagal dengan cara apa saja
Iblis dan syetan, lihai sekali.
 
Maksiat itu, kembali
Merenggutku, malamku, kesucianku, agamaku.
Hatiku, syetan engkau syetan.
 
Waktu adalah syetan
Waktu adalah noktah
Waktu adalah buih
Waktu adalah racun
Waktu itu syetan membunuhku.
 
Tapi, Tuhanku, ini malam-Mu
Datang
Membisik dan tersenyum manis
Untukku, hanya malam ini.
 
Tuhan tahu, aku terpenjarakan.
Karenanya, Dia membuka rantai kangkang tangan dan kakiku.
 
Tuhan, cinta-Mu telah membebaskanku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: