Telaga Lestari Kehidupan

Beranda » Home » Komitmen & Kesungguhan: Keniscayaan Bagi Orang Sukses

Komitmen & Kesungguhan: Keniscayaan Bagi Orang Sukses

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.716 pengikut lainnya

Statistik Blog

  • 11,221 hits

Komitmen & Kesungguhan

Kesungguhan adalah nilai pribadi seseorang. Komitmen adalah predikat tertinggi untuk mereka yang bersungguh-sungguh. Mungkin benar kata orang untuk menjadi pribadi yang luar biasa, tidak buth modal terlalu banyak, hanya dibutuhkan sikap ketekunan dan komitmen atas sesuatu hal menjadi hal istimewa bagi setiap orang.

Saya pribadi tidak tahu menahu sebenarnya, akan ku mulai darimanakah tulisan ini. Sejenak mengingat masa laluku dan risalah perjuangan orang yang sempat bertemu (ku temui), membawaku pada satu kesimpulan tentang bagaimana mereka (orang sukses) menciptakan dan membentuk sendiri sejarah hidupnya. Mungkin tepatnya darimanakah mereka memulai dan dengan cara apakah mereka berproses. Begitulah sedikit ulasan tentang isi tulisan ini.

Mungkin kita sepakat bahwa hidup adalah sebuah pilihan. Karena pilihan, maka hidup pun membutuhkan perjuangan dan pengorbanan untuk menjalankannya. Ya, benar membutuhkan perjuangan. Dalam setiap perjuangan, kita pun dihadapkan pada sebuah pilihan untuk maju, bertahan atau pilihan paling buruk adalah mundur. Ketiga pilihan itu membutuhkan sikap kita dalam menyikapinya. Ketika memilih maju mundur, maka kita tidak membutuhkan apa pun, ataun mungkin pikiran kita telah emdnoroang untuk kita mundur dengan sendirinya. Begitu juga ketika pilihan kita adalah bertahan, kita tidak terlalu membutuhkan perjuangan yang super dan maksimal. Mundur dan bertahan adalah bukanlah sesuatu yang penting untuk di deskripksikan. Tapi akan sangat penting jika pilihan kita adalah memilih untuk maju, maka perjuangan pun harus tinggi dan terus dikuatkan dan diokbarkan dalam hati, tekad harus dinyalakan, dan komitmen harus tertanam mendalam dalam jiwa kita. Memilih perjuangan pun membutuhkan suplemen dan perangkat yang relevan dengan apa yang ingin kita tujukan.

Salah satu contohnya yang paling fenomenal adalah segera selesai kuliah (lulus wisuda), tentu telah menjadi harapan kita sendiri dan lebih dari itu adalah menjadi harapan keluarga kita. Dalam persiapan misalnya; ada banyak hal yang perlu diselesaikan, ada banyak suplemen harus ditunaikan, dan ada banyak tanggung jawab harus disegerakan. Suplemen yang harus diikuti misalnya: seminar tentang motivasi berupa LKN (Lulus, Kerja dan Nikah), seminar workshop penulisan ilmiah (skripsi, jurnal artikel atau tesis dsb), menyiapkan buku-buku yang menjadi referensi atau rujukan. Selain itu, ada pula tanggung jawab yang harus dipenuhi, baik total SKS yang menjadi syarat untuk tugas akhir, seminar proposal, sertifikat Toefl atau hal-hal lain yang yang menjadi tanggung jawab kita.

Apa yang tertera di atas hanyalah perangkat luar yang mungkin menjadi syarat-syarat penting dalam proses menuju kelulusan. Syarat-syarat di atas hanyalah sisi luar dari kewajiban yang harus dipenuhi dan ditunaikan. Sisi lain yang tidak kalah penting dan mungkin menjadi fondasi dasar untuk mendukung dan melaksanakan suplemen di atas adalah ketekunan, kesungguhan dan tekad yang telah membatu karang dalam jiwa kita. Sifat seperti itulah yang harus menjadi pikiran dan perenungan kita. Saya teringat apa yang disampaikan Prof. Dr. Mahsun ketua Balai Pusat Bahasa, beliau mengatakan bahwa “Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan membutuhkan ketekunan dan tekat yang kuat”. Ya, hanya dengan ketekunan dan tekad yang kuat semua dapat kita wujudkan.

Kita mungkin akan sepakat bahwa uang bukanlah segala-galanya, walaupun terkadang segala hal tidak bisa lepas dari yang namanya uang. Kita mungkin pernah bertemu dengan orang – orang yang tidak sama sekali memiliki uang atau pun bentuk-bentuk materi lainnya, tetapi dengan ide-ide dan gagasannya, dia dapat menghasilkan uang bahkan lebih dari yang didapatkan orang lain. Atau mungkin kita akan percaya dengan sepenggal senyuman yang tulus dan tentu manis, dapat menjadi jalan menuju kesempurnaan agama-Nya, tidak percaya coba saja, hemm. Pada intinya, ada satu hal yang harus kita tanamkan secara mendalam baik dalam hati maupun menjadi bahan pikiran kita bahwa ternyata ketekunan dan tekad adalah akumulasi dan hasil pergolakan pikiran dan jiwa yang telah lolos dari belenggu perasaan. Sifat itulah yang akan menjadi tradisi dan menerobos cita-cita dan impian kita.

Dengan keyakinan, tekad dan ketekunan, kita song-song cita-cita dan cinta akan masa depan kita. Kita jadikan impian kita menjadi nyata dengan mulai menyadari bahwa ketekunan dan kesungguhan adalah barang termahal dalam hidup ini…. Salam cinta untuk yang mau maju!!!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: