Telaga Lestari Kehidupan

Beranda » Catatan Harian » Di usia 25 Tahun, Dimanakah Kau Saat Ini; Sebuah Refleksi Perjalan Hidupku

Di usia 25 Tahun, Dimanakah Kau Saat Ini; Sebuah Refleksi Perjalan Hidupku

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1.716 pengikut lainnya

Statistik Blog

  • 11,221 hits

Tahun terus bertambah di usiamu, Memenggal hari dari langkahmu, Dan kau hanya dalam ketidaktahuan, Sampai kapan? Kematian adalah akhir dari segalanya, Dan kematian adalah penanatian yang abadi, Kekal bersama sang waktu. Dan pada saatnya tiba, kau akan menemui-Nya.

Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji hanya milik-Mu ya Rabb. Nama-Mu tak pernah henti disebut, dan tak akan letih untuk disebut. Karena nikmat-Mu terlalu banyak untuk dihitung, dan tak sebanding untuk dibandingkan. Kau-lah segala tumpuan setiap makhluk.

Segala puji bagi-Mu ya Rabb, Kau masih berkenan memberiku kesempatan untuk hidup. Hidup diusia yang berbeda. Dengan rahmat-Mu, kini hamba beranjak di usia 25 tahun. Sebuah usia pertengahan, peralihan menuju kedewasaan. Dalam hitungan tahun, tentu usia hamba bertambah, namun disisi-Mu usia hamba semakin berkurang. Semua umur makhluk telah ada ditangan-Mu, Kau-lah yang memberikan perjanjian kepada mereka, jatah usia mereka. Di lauhil mahfuz, Kau telah ikat mereka. Hanya dengan kasih sayang-Mu semua akan bernilai. Dan hamba berharap, Kau berkenan menerima amal ibadah yang telah hamba lakukan, dan Kau berkenan memaafkan dan mengampuni atas kesalahan yang telah hamba perbuat. Dengan kebesaran nama-Mu, Kau akan memaafkan setiap makhluk yang memohon ampun kepada-Mu.

Ya, Rabb. Kaulah Rabb yang tak pernah lelah mendengar keluhan, yang tidak akan bosan memaafkan setiap makhluk. Dengan rahmat-Mu kini hamba mengadu kepada-Mu, tentang dosa dan maksiat yang telah melekat pada dinding hati hamba. Kau tahu itu ya Rabb. Pada bulan ini dengan izin-Mu, kau perkenankan menghatam dua kali al quran, yang padanya kau lipatgandakan perolehan pahala amal kebaikan. Pada bulan yang suci ini pula, Kau berkenan memberikan kesempatan untuk menikmati malam terakhir di usia yang 24 tahun. Segala puji bagi-Mu ya Rabb. Ijinkan hamba sedikit untuk bersyukur.

Ya Rabb, kau paling tahu dosa yang telah hamba perbuat, tentang maksiat yang telah hamba lakukan. Kau mengetahuinya. Dengan limpahan-Mu, maafkanlah hamba. Ya Rabb, ijnkan hamba mengungkapkan maksiat yang telah tersembunyi itu… semoga denganya kau mengingatkan hamba ketika hamba berbuat ujub, ketika riya menghampiri, dan ketika sifat sombong mulai bersarang pada dinding kegelapan hati..

Ya Rabb, dengan cinta-Mu aku ada…

Di malam ini aku mulai memantapkan hati, menguatkan prinsif, mengikat nama-Mu.

Pada malam ini, aku menyapa-Mu. Menyapa dengan bahasaku. Sekemampuanku ya Rabb. Pada teks Suci-Mu ku ulangi kembali, ku baca dan ku coba pahami. Mohon bimbingan-Mu ya Rabb.

Ya Rabb, dengan cinta-Mu aku ada…

Kau-lah yang tak pernah ingkar janji. Kau akan mengabulkan setiap permintaan, Kau membuka jalan orang-orang yang berada di jalan-Mu, dan Kau memberikan pertolongan kepada mereka. Ya Rabb, kau tahu betapa banyak permintaanku, terlalu banyak keinginanku,  Kau paling tahu jua tentang maksiatku. Dosa dan kezhaliman pada diriku sendiri. Saat nafsu bergejolak, dan mati ditutupi nafsu syahwat.

Kau tahu itu ya Rabb.

Ya Rabb, dengan cinta-Mu aku ada…

Pada kesepian, banyak dosa. Pada kesepian pula maksiat siap dilancarkan, pada kesepian pula rencana jahat terprogramkan dan termanajmenkan dengan seksama.

Dan Kau paling tahu itu ya Rabb.

Ya Rabb, dengan cinta-Mu aku ada…

Jika siang kau ciptakan untuk bekerja dan malam untuk istirahat, maka sebaliknya denganku. Keduanya maksiat tergoreskan, dosa terhamparkan, dan hati pada kebuntuan.

Kau tahu itu ya Rabb.

Ya Rabb, dengan cinta-Mu aku ada…

Jika hati telah terpenjarakan, dan pikiran pada kegelapan, pada saat itu maksiat adalah makanannya. Tidak ada Kau ya Rabb. Nama-Mu tertutup. Yang ada hanyalah nafsu belaka yang bersahabat dengan syetan durhaka.

Kau pun sangat tahu ya Rabb.

Ya Rabb, dengan cinta-Mu aku ada…

Terlalu banyak kemaksiatan untuk ku uraikan, dan terlalu pelik untuk ku sebutkan. Karenanya dengan nama-Mu yang agung, ampunilah hamba. Bantulah hamba untuk keluar darinya. Dan jadikanlah sisa umurku ini menjadi cahaya dalam kegelapan, menjadi air yang menyejukkan – untuk diriku, keluarga dan lingkungan dimana aku tinggal ya Rabb.

Kau mengerti apa yang terbaik untuk ku ya Rabb.

Ya Rabb, dengan cinta-Mu aku ada…

Malam ini, adalah malam pertamaku di usia dini. Di usia yang berbeda, dan di hari besok adalah hari pertamaku di hari yang berbeda pula. Jadikan malam dan hari-hariku menjadi malam yang Kau berkahi, menjadi hari yang Kau lindungi.

Pada keduanya waktu itu, nama-Mu ku sebut, dan pada kedua waktu itu, hamba dalam pantauan kasih sayang-Mu.

Ya Rabb, dengan cinta-Mu aku ada…

Karena cinta-Mu aku memulai. Dan karena cinta-Mu aku kembali.

Kembali pada jalan-Mu yang kau ridhoi. Aamiin ya Rabbal aalamii

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: